Senin, 31 Maret 2014

17 kesesatan syiah

17 Bahaya dan Kesesatan Syiah:

  1. Dunia dengan seluruh isinya adalah milik para imam Syi’ah. Mereka akan memberikan dunia ini kepada siapa yang dikehendaki dan mencabutnya dari siapa yang dikehendakinya (al-Kulainî, Ushûlul Kâfi, hlm. 259, cet. India).
    Jelas doktrin semacam ini bertentangan dengan firman Allah Subhânahu wata’âlâ, surat al-A’râf [7]: 128: Sesungguhnya bumi ini semua milik Allah, dan diwariskan-Nya kepada siapa yang dikehendaki di antara hamba-hamba-Nya.” Kepercayaan Syi’ah di atas menunjukkan penyetaraan kekuasaan para imam dengan Allah dan doktrin ini merupakan akidah syirik.
  2. ‘Ali bin Abî Thâlib yang diklaim sebagai imam Syi’ah yang pertama dinyatakan sebagai dzat yang pertama dan terakhir, yang zhahir dan yang batin sebagaimana termaktub dalam surat al-Hadîd [57]: 3: “Allah lah yang ada sebelum yang lain ada, yang tetap kekal setelah yang lain musnah, yang tampak ciptaan-Nya, dan yang tidak tampak Dzat-Nya.” (Rijâlul Kashi hlm. 138).
    Doktrin semacam ini jelas merupakan kekafiran Syi’ah yang berdusta atas nama Khalifah ‘Ali bin Abî Thâlib. Dengan doktrin semacam ini Syi’ah menempatkan ‘Ali sebagai Tuhan. Dan hal ini sudah pasti merupakan tipu daya Syi’ah terhadap kaum Muslimin dan kesucian akidahnya.
  3. Para imam Syi’ah merupakan wajah Allah, mata Allah, dan tangan-tangan Allah yang membawa rahmat bagi para hamba Allah (Ushûlul Kâfi hlm. 83).
  4. Amirul Mukminin ‘Ali bin Abî Thâlib oleh Syi’ah dikatakan menjadi wakil Allah dalam menentukan surga dan neraka, memperoleh sesuatu yang tidak diperoleh oleh manusia sebelumnya, mengetahui yang baik dan yang buruk, mengetahui segala sesuatu secara rinci yang pernah terjadi dahulu maupun yang gaib (Ushûlul Kâfi hlm. 84).
  5. Keinginan para imam Syi’ah adalah keinginan Allah juga (Ushûlul Kâfi hlm. 278).
  6. Para imam Syi’ah mengetahui kapan datang ajalnya dan mereka sendiri yang menentukan saat kematiannya karena bila imam tidak mengetahui hal-hal semacam itu, maka tentu ia tidak berhak menjadi imam (Ushûlul Kâfi hlm. 158).
  7. Para imam mengetahui apa pun yang tersembunyi dan dapat mengetahui dan menjawab apa saja bila kita bertanya kepada mereka karena mereka mengetahui hal gaib sebagaimana yang Allah ketahui (Ushûlul Kâfi hlm. 193).
  8. Allah itu bersifat bada’ yaitu baru mengetahui sesuatu bila sudah terjadi. Akan tetapi, para imam Syi’ah telah mengetahui lebih dahulu hal yang belum terjadi (Ushûlul Kâfi hlm. 40). Menurut al-Kulainî, Allah tidak mengetahui bahwa Husein bin ‘Ali akan mati terbunuh. Menurut mereka Tuhan pada mulanya tidak tahu, karena itu Tuhan membuat ketetapan baru sesuai dengan kondisi yang ada. Akan tetapi, imam Syi’ah telah mengetahui apa yang akan terjadi. Oleh sebab itu, menurut doktrin Syi’ah, Allah bersifat bada’ (Ushûlul Kâfi hlm. 232).
  9. Para imam Syi’ah merupakan gudang ilmu Allah dan juga penerjemah ilmu Allah. Para imam bersifat maksum (bersih dari kesalahan dan tidak pernah lupa apalagi berbuat dosa). Allah menyuruh manusia untuk menaati imam Syi’ah, tidak boleh mengingkarinya, dan mereka menjadi hujjah (argumentasi kebenaran) Allah atas langit dan bumi (Ushûlul Kâfi hlm. 165).
  10. Para imam Syi’ah sama dengan Rasulullah Shallallâhu ‘alayhi wasallam (Ibid).
  11. Yang dimaksud para imam Syi’ah adalah ‘Ali bin Abî Thâlib, Husein bin ‘Ali, Hasan bin ‘Ali, dan Muhammad bin ‘Ali (Ushûlul Kâfi hlm. 109).
  12. Al-Qur’an yang ada sekarang telah berubah, dikurangi, dan ditambah (Ushûlul Kâfi hlm. 670). Salah satu contoh ayat al-Qur’an yang dikurangi dari aslinya yaitu ayat al-Qur’an an-Nisâ’ [4]: 47, menurut versi Syi’ah berbunyi: “Yâ ayyuhalladzîna ûwtul kitâba âminû bimâ nazzalnâ fî ‘Aliyyin nûranmubînan“. (Fashlul Khithâb, hlm. 180)
  13. Menurut Syi’ah, al-Qur’an yang dibawa Jibril kepada Nabi Muhammad ada 17 ribu ayat, namun yang tersisa sekarang hanya 6660 ayat (Ushûlul Kâfi hlm. 671)
  14. Menyatakan bahwa Abû Bakar, ‘Umar, Utsman bin Affan, Muâwiyah, ‘Aisyah, Hafshah, Hindûn, dan Ummul Hakâm adalah makhluk yang paling jelek di muka bumi; mereka ini adalah musuh-musuh Allah. Barangsiapa yang tidak memusuhi mereka, maka tidaklah sempurna imannya kepada Allah, Rasul-Nya, dan imam-imam Syi’ah (Haqqul Yâqîn hlm. 519 oleh Muhammad Baqîr al-Majlisî).
  15. Menghalalkan nikah mut’ah, bahkan menurut doktrin Syi’ah orang yang melakukan kawin mut’ah empat kali derajatnya sama tingginya dengan Nabi Muhammad Shallallâhu ‘alayhi wasallam (Tafsîr Minhajush Shâdiqîn hlm. 356, oleh Mullah Fathullah Kasanî).
  16. Menghalalkan tukar-menukar budak perempuan untuk disetubuhi kepada sesama temannya. Kata mereka, Imam Ja’far berkata kepada temannya, “Wahai Muhammad, kumpulilah budakku ini sesuka hatimu. Jika engkau sudah tidak suka kembalikan lagi kepadaku” (Al-Istibshar III hlm. 136 oleh Abû Ja’far Muhammad Hasan ath-Thûsî).
  17. Rasulullah dan para shahabat akan dibangkitkan sebelum hari kiamat. Imam Mahdi, sebelum hari kiamat, akan datang dan dia membongkar kuburan Abû Bakar dan ‘Umar yang ada di dekat kuburan Rasulullah. Setelah dihidupkan, kedua orang ini akan disalib. (Haqqul Yaqîn hlm. 360 oleh Mulla Muhammad Baqîr al-Majlisî).
Ketujuh belas doktrin Syi’ah di atas, apakah dapat dianggap sebagai aqidah Islam sebagaimana dibawa oleh Rasulullah Shallallâhu ‘alayhi wasallam dan dipegang teguh oleh para shahabat serta kaum Muslimim yang hidup sejak zaman tabi’in hingga sekarang? Adakah orang masih percaya bahwa Syi’ah itu bagian dari umat Islam?

.

balasan bagi para pencela sahabat

   Balasan Mengerikan Bagi Pencela Sahabat Nabi

Pelajaran Mengerikan bagi para pencela Sahabat Nabi -shallallahu alaihi wasallam-

Izzuddin Yusuf Al-Mushili mengisahkan:

Dulu kami punya teman, namanya: Asy-Syams Ibnul Hasyisyi, dia biasa MENCELA Sahabat Abu Bakar dan Umar -radliallahu anhuma- dan ia berlebihan dalam hal itu…

Maka kukatakan kepadanya: “Ya Syams, sungguh buruk bila kamu mencela mereka, apalagi kamu sudah tua! Apa urusanmu dengan mereka, mereka sudah tiada sejak 700 tahun, dan Allah berfirman (yang artinya): ‘Itulah umat yang telah lalu’!”.

Tapi jawaban dia: “Demi Allah, demi Allah.. Abu Bakar, Umar, dan Utsman benar-benar di Neraka”.

Dia mengatakan itu di depan khalayak ramai, sehingga berdiri bulu kudukku, maka kuangkat tanganku ke langit, dan kukatakan: “Ya Allah, Dzat penakluk seluruh hamba-Nya, wahai Dzat yang tiada sesuatupun yang samar bagi-Nya, aku memohon kepada-Mu… bila ‘ANJING’ ini berada di atas kebenaran, maka turunkanlah kepadaku tanda kekuasaan-Mu. Sebaliknya, apabila dia zholim (dlm tindakannya), maka turunkanlah kepadanya SEKARANG JUGA sesuatu yang bisa menjadikan mereka tahu, bahwa dia dalam kebatilan”.

Maka, dua matanya membengkak hingga hampir saja keluar, badannya menghitam hingga seperti aspal dan membengkak, dan keluar dari tenggorokannya sesuatu yang dapat mematikan burung.

Lalu dia dibawa ke rumahnya, tapi tidak sampai 3 hari dia mati, dan tidak ada seorangpun yang bisa memandikannya, karena perubahan yang terjadi pada badan dan kedua matanya. Lalu dia dikuburkan -semoga Allah tidak merahmatinya-… Kisah ini benar adanya, dan terjadi pada tahun 710 H)).

[Kitab Dzail Tarikhil Islam, Karya Imam As-Sakhowi Asy-Syafi'i (w 902 H), hal: 117]

Diterjemahkan oleh ustadz Abu Abdillah Addariny, MA
Ada beberapa daya tarik syi’ah terhadap umumnya kaum muslimin yang khususnya daya tarik ini sangat mengena bagi kalangan atau kaum intelektual dibeberapa negeri, daya tarik meraka pertama adalah dianggap bahwa keberhasilan mereka (syi’ah) menegakkan satu-satu negeri islam yang dianggap sangat-sangat vokal dan berani kepada dominasi negara-negara barat dengan ditumbangkannya pemimpin iran waktu itu kira-kira tahun 79, kemudian diganti dengan imam mereka (syi’ah), kemudian secara total sistem negara iran berubah 180 derajat dari sebuah negara sekuler yang dianggap menjadi boneka negara amerika menjadi sebuah negara islam, apa yang terjadi di iran saat itu dianggap mewakili sikap seluruh kaum muslimin diseluruh belahan dunia yang merasa gerah dan sebel kepada dominasi negara-negara barat, menangnya orang-orang syi’ah saat itu merupakan atau dianggap kemenangan kaum muslimin diseluruh dunia, mulailah kaum muslimin yang saat itu masih sangat-sangat awam terhadap apa itu syi’ah mulai melirik, memperhatikan dan mencurahkan perhatian apa itu syi’ah dan lirikan tersebut disertai dengan kekaguman yang mendalam kepada meraka karena menjadi satu-satunya negara didunia yang berani secara terang-terangan menentang negara-negara kafir dibarat. itu daya tarik pertama mereka, daya tarik yang kedua Syi’ah itu dalam memahami islam itu secara umum tidak di dalam masalah-masalah aqidah, masalah aqidahnya meraka sembunyikan lebih dahulu. Tapi pola pikir mereka yang sangat rasional yang didasarkan kepada akal yang sangat didewa-dewakan oleh para aklaniyun terutama kalangan akademisi, kaum intelektual, dikampus-kampus, dilembaga-lembaga pendidikan, karena rasionalnya maka itu dengan cepat dan mudah diterima oleh kalangan intelektual dihampir semua perguruan negeri, maka syi’ah memperoleh tempat yang spesial dihati dan pikiran meraka dan banyak menjadi rujukan-rujukan dalam memahami islam…
demikian kutipan ceramah agama islam dengan tema “Mengenal Kesesatan Syi’ah” yang diselenggarakan pada waktu lalu dari masjid at-taqwa amsterdam belanda. Untuk mendengarkan kelanjutannya silahkan simak di player dibawah ini atau didownload.
silahkan disebarkan, supaya kita bisa menjaga keluarga, masyarakat dan saudara-saudara kita dari fitnah kesesatan syi’ah yang mereka sudah terang-terangan mendakwahkan agama meraka.
semoga bermanfaat.
- See more at: http://radiorodjabandung.com/mengenal-kesesatan-syiah-ustadz-abu-haidar-assundawy/#sthash.MUHVvWQT.dpuf
Ada beberapa daya tarik syi’ah terhadap umumnya kaum muslimin yang khususnya daya tarik ini sangat mengena bagi kalangan atau kaum intelektual dibeberapa negeri, daya tarik meraka pertama adalah dianggap bahwa keberhasilan mereka (syi’ah) menegakkan satu-satu negeri islam yang dianggap sangat-sangat vokal dan berani kepada dominasi negara-negara barat dengan ditumbangkannya pemimpin iran waktu itu kira-kira tahun 79, kemudian diganti dengan imam mereka (syi’ah), kemudian secara total sistem negara iran berubah 180 derajat dari sebuah negara sekuler yang dianggap menjadi boneka negara amerika menjadi sebuah negara islam, apa yang terjadi di iran saat itu dianggap mewakili sikap seluruh kaum muslimin diseluruh belahan dunia yang merasa gerah dan sebel kepada dominasi negara-negara barat, menangnya orang-orang syi’ah saat itu merupakan atau dianggap kemenangan kaum muslimin diseluruh dunia, mulailah kaum muslimin yang saat itu masih sangat-sangat awam terhadap apa itu syi’ah mulai melirik, memperhatikan dan mencurahkan perhatian apa itu syi’ah dan lirikan tersebut disertai dengan kekaguman yang mendalam kepada meraka karena menjadi satu-satunya negara didunia yang berani secara terang-terangan menentang negara-negara kafir dibarat. itu daya tarik pertama mereka, daya tarik yang kedua Syi’ah itu dalam memahami islam itu secara umum tidak di dalam masalah-masalah aqidah, masalah aqidahnya meraka sembunyikan lebih dahulu. Tapi pola pikir mereka yang sangat rasional yang didasarkan kepada akal yang sangat didewa-dewakan oleh para aklaniyun terutama kalangan akademisi, kaum intelektual, dikampus-kampus, dilembaga-lembaga pendidikan, karena rasionalnya maka itu dengan cepat dan mudah diterima oleh kalangan intelektual dihampir semua perguruan negeri, maka syi’ah memperoleh tempat yang spesial dihati dan pikiran meraka dan banyak menjadi rujukan-rujukan dalam memahami islam…
demikian kutipan ceramah agama islam dengan tema “Mengenal Kesesatan Syi’ah” yang diselenggarakan pada waktu lalu dari masjid at-taqwa amsterdam belanda. Untuk mendengarkan kelanjutannya silahkan simak di player dibawah ini atau didownload.
silahkan disebarkan, supaya kita bisa menjaga keluarga, masyarakat dan saudara-saudara kita dari fitnah kesesatan syi’ah yang mereka sudah terang-terangan mendakwahkan agama meraka.
semoga bermanfaat.
- See more at: http://radiorodjabandung.com/mengenal-kesesatan-syiah-ustadz-abu-haidar-assundawy/#sthash.MUHVvWQT.dpuf

dialog wabay dan aswaja ( bid'ah hasanah)

BId'ah Hasanah(ASWAJA) Vs Bid'ah Mashlahah Mursalah(WAHABI)

AbuTSani :"AMalan atau perbuatan Apapun namanya itu,, jika tdk pernah dilakukan Oleh Nabi SAW maka hukumnya adalah Bid'ah,, dan pelakunya harap bersiap2 utk menghuni Neraka.. INi yg sohehh.. Titik.. "

Juha :"Waduuuhh.. Serem banget fatwanya Bang.. Berarti dulu para sahabat yg ikut andil dalam Pembukuan Al Qur'an semuanya telah berbuat bid'ah dong ? Dan semua terancam masuk Neraka ?"

AbuTSani :" Ya enggaklah, pembukuan Al Qur'an itu bukan Bid'ah Walaupun perbuatan itu tdk pernah dilakukan Nabi "

Juha :" Kalo bukan Bid'ah berarti apa ?"

AbuTSani :" Maslahatul Mursalah.." Juha :"ABang punya dalilnya ? "

AbuTSani :"TEntu... MEnurut Ulama Salaf kami Al Ustadz Kholid Syamhudi Lc...penyiar Radio Rodja.."

Juha:"HAhahaha... Ulama Salaf jadi penyiar Radio.."

Abu Tsani: "USqut Antum mau diteruskan tidak ?

JUha : " hehe Maaf bang... Ana gak kuat pengen ketawa dulu efwan ZR ya ..!!.. LANjuutt...

AbuTSani :" Menurut beliau: "ROsululloh SAW bersabda : ﻻ ﺗﺠﺘﻤﻊ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﻣﺔ ﻋﻠﻰ ﺿﻼ “Umat ini tidak akan bersepakat diatas kesalahan.” (HR. Asy-Syafi’I dalam Ar-Risalah) Dengan demikian pengumpulan mush-haf itu bukan Bid'ah karena para sahabat menyetujuinya,."

Juha :"Bgaimana dgn Penulisan Hadits ? ,, kan Rosulullah Tdk melakukannya ? "

AbuTSani :"ITu jg bukan Bid'ah sebab kebanyakan Tabiut-TAbi'in menyetujuinya "

Juha :"Bgaimana Dgn Sholat tarawih berjama'ah dan adzan Jum'at 2 kali ? "

AbuTSani :"ITu jg bukan bid'ah tp Maslahatul Mursalah berdasarkan Ijma Sahabat pada Kurun Sahabat Utsman RA, "

Juha :"Bgmana dgn Pembangunan Pesantren dan Madrasah ? Bukankah ini terjadi diZaman Akhir ? Bukan diZAman Sahabat ? "

AbuTSani :"KAN Sudah ane bilang haditsnya.. "SEbagian BeSar Ummatku tdk akan berkumpul dlm kesesatan,, dan Seluruh Ulama tdk ada yg komplain tentang Pembangunan Madrasah ini walaupun belum dilakukan diZAman Nabi.. JAdi ini jg bukan bid'ah melainkan maslahah mursalah"

Juha :" Ooohh jadi Menurut Abang... STIap Amalan yg disetujui oleh sbagian banyak kaum muslimin, maka hukumnya tdk bid'ah berdasarkan dalil Ijma muslimin begitu ? "

AbuTSani :"SOdaqta.. Antum benar ju.. "

Juha :" Makasih tas Pencerahannya Bang.. ALhasil SEkarang Ana Bertambah yaqin Kalau Maulidan, Tawasulan, Yasinan, Sholawatan dan tahlilan itu bukan bid'ah Melainkan Maslahatul Mursalah... KARena Sebagian besar Kaum Muslimin, Para Ulama, Para Habaib, Santri, Masyarakat Umum Dan para Ulamanya jg ikut melaksanakannyadan Cuma segelintir orang Sempalan Aneh saja yg melarangnya ,."

AbuTSani :"MAKsud Antum ? "

Juha :" Maulidan itu disetujui oleh banyak Ulama dan sbagian besar kaum muslimin, berarti bukan Bid'ah melainkan Ijma hasil Ijtihad para Ulama... Inget yg abang bilang Tadi... ﻻ ﺗﺠﺘﻤﻊ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﻣﺔ ﻋﻠﻰ ﺿﻼ “Umat ini tidak akan bersepakat diatas kesalahan " dan jg setahu ane yg anti maulid cuma secuil doang...

nyeleneh nye wahaby

SUNNAH NABI MERAPATKAN BAHU BKN KAKI SPRT AHLUL BID'AH WAHABOY

HADIS INI MALAH DI SAHIHKAN SYEIH ALBANI SENDIRI
( salah satu imam wahabi manhaj salaf) ,

Dari sahabat ‘Abdullah bin ‘Umar - radhiallahu Ta’ala ‘anhuma- beliau berkata: Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

ﺍُﻮُﻤْﻴِﻗَﺃ ْﻢُﻜَﻓْﻮُﻔُﺻ ﺎَﻤَّﻧِﺈَﻓ َﻥْﻮُّﻔُﺼَﺗ ِﻑْﻮُﻔُﺼِﺑ ,ِﺔَﻜِﺋَﻼَﻤْﻟﺍ ﺍْﻭُﺫﺎَﺣَﻭ َﻦْﻴَﺑ ِﺐِﻛﺎَﻨَﻤْﻟﺍ ﺍْﻭُّﺪَﺳَﻭ َﻞَﻠَﺨْﻟﺍ ﺍْﻮُﻨْﻴِﻟَﻭ ْﻱِﺪْﻳَﺄِﺑ ْﻢُﻜِﻧﺍَﻮْﺧِﺇ َﻻَﻭ ﺍْﻭُﺭَﺬَﺗ ٍﺕﺎَﺟُﺮُﻓ .ِﻥﺎَﻄْﻴَّﺸﻠِﻟ ْﻦَﻣَﻭ َﻞَﺻَﻭ ﺎًّﻔَﺻ ُﻪَﻠَﺻَﻭ ُﻪﻠﻟﺍ ْﻦَﻣَﻭ َﻊَﻄَﻗ ُﻪَﻌَﻄَﻗ ﺎًّﻔَﺻ ُﻪﻠﻟﺍ َّﻞَﺟَﻭ َّﺰَﻋ

“Luruskan shaf-shaf kalian karena sesungguhnya kalian itu bershaf seperti shafnya para malaikat. Luruskan di antara bahu-bahu kalian, isi (shaf-shaf) yang kosong, lemah lembutlah terhadap tangan-tangan (lengan) saudara kalian dan janganlah kalian menyisakan celah-celah bagi setan. Barangsiapa yang menyambung shaf, niscaya Allah akan menyambungnya (dengan rahmat- Nya) dan barangsiapa yang memutuskannya, maka Allah akan memutuskannya (dari rahmat-Nya)”. ( HR.Ahmad, Abu Dawud, An- Nasa’iy dan lainnya. Dishohihkan oleh Al-Albany dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah (743)

Imam Abu Dawud As-Sijistany - rahimahullah- berkata ketika menjelaskan sabda Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam-,

“Makna sabdanya: [ “Lembutilah tangan-tangan (lengan) saudara kalian”] (adalah) apabila ada seorang yang datang menuju shaf, lalu ia berusaha masuk, maka seyogyanya setiap orang melembutkan (melunakkan) bahunya untuknya sehingga ia bisa masuk shaf”. Sunan Abu Dawud, hal.110 karya Sulaiman Ibnul Asy’ats As- Sijistany Al-Azdi, cet. Dar Ibnu Hazm, tahun 1419 H.

juga DISAHIHKAN OLEH SYEIH ALBANI , Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

ْﻢُﻛُﺭﺎَﻴِﺧ ْﻢُﻜُﻨَﻴْﻟَﺃ ِﺐِﻛﺎَﻨَﻣ ﻲِﻓ ,ِﺓَﻼَّﺼﻟﺍ ﺎَﻣَﻭ ْﻦِﻣ ٍﺓَﻮْﻄَﺧ ُﻢَﻈْﻋَﺃ ﺍًﺮْﺟَﺃ ْﻦِﻣ ٍﺓَﻮْﻄَﺧ ﺎَﻫﺎَﺸَﻣ ٌﻞُﺟَﺭ ﻲَﻟِﺇ ٍﺔَﺟْﺮُﻓ ﻲِﻓ ِّﻒَّﺼﻟﺍ ﺎَﻫَّﺪَﺴَﻓ

“Orang yang terbaik di antara kalian adalah orang yang paling lembut bahunya dalam sholat. Tak ada suatu langkahpun yang lebih besar pahalanya dibandingkan langkah yang dilangkahkan menuju celah dalam shaf, lalu ia menutupinya” .( HR.Ibnu Majah Al-Qozwini dalam Sunan-nya (1004). Hadits ini dishohihkan oleh Syaikh Muhammad Nashir Al-Albany - dalam Shohih Sunan Ibnu Majah (1004) dan At-Ta’liq Ar-Roghib (1/335) cet. Maktabah Al-Ma’arif , tahun 1421 H)

Kamis, 27 Maret 2014

Sayyid Husein Al Musawi adalah seorang ulama besar Syiah di kota Najaf, sebuah kawasan Syiah terbesar di Iran, sekaligus di dunia. Namun, keturunan ahlul bait ini kemudian keluar dari Syiah setelah melakukan pengembaraan spiritual dan membandingkan ajaran Syiah dengan ajaran Islam yang benar. Salah satunya, tentang nikah mut’ah.

Nikah mut’ah merupakan salah satu ajaran Syiah. Yakni seorang laki-laki menikahi perempuan, berapapun jumlahnya, untuk sementara dengan membayar uang kontrak nikah dengan jumlah tertentu. Nikah mut’ah ini diyakini memiliki banyak keutamaan dan tidak membutuhkan wali.

Salah satu dampak buruk nikah mut’ah adalah lahirnya anak-anak tanpa mereka mengetahui siapa ayahnya. Hingga kemudian setelah mereka besar, mereka melakukan mut’ah, ternyata dengan ayahnya sendiri.

Di dalam bukunya Lillahi, Tsumma li Tarikh yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan judul Mengapa Saya Keluar dari Syiah, Sayyid Husein Al Musawi menuliskan pertemuannya dengan seorang perempuan yang mengadukan nasibnya.

“Dua puluh tahun yang lalu, saya dimut’ah oleh Sayyid Husain Shadr (salah seorang tokoh Syiah, red),” adu perempuan itu, “Setelah puas, dia menceraikan saya.”

“Setelah berlalu beberapa waktu saya dikaruniai seorang anak perempuan,” lanjutnya sambil bersumpah bahwa itu adalah anak Sayyid Husain Shadr karena dalam waktu itu ia tidak bermut’ah kecuali dengannya.

Anak itu kemudian tumbuh menjadi gadis yang cantik dan siap menikah. Tetapi betapa kagetnya sang ibu, anak gadisnya tiba-tiba hamil. Ketika ditanya, gadis cantiknya ini mengaku bahwa ia dimut’ah oleh Sayyid Husain Shadr. Sang ibu semakin tercengang, bercampur marah. Dulu ia telah dimut’ah oleh tokoh Syiah itu dan ditinggalkan begitu saja, kini anaknya dimut’ah oleh orang yang sama.

“Sesungguhnya kejadian in sering terjadi,” tulis Sayyid Husein Al Musawi, “Salah seorang dari mereka melakukan mut’ah dengan seorang gadis, yang di kemudian hari diketahui bahwa ia adalah saudarinya dari hasil nikah mut’ah. Sebagian mereka juga melakukan mut’ah dengan istri bapaknya. Di Iran, kejadian seperti ini tak terhitung jumlahnya.”

Tentag Wahaby

TENTANG WAHABY "
Kemuflase
------------
" Wahaby mengubah stratefi dakwah nya dengan berganti nama. menjadi 'salafi ' karna mengalami banyak kegagalan dan merasa tersudut dengan panggilan nama wahaby ,¥ªπğ ϑΐ nisbatkan kepada pendirinya , yakni Muhammad bin Abdul Wahab. "
Topeng
-----------------
"Untuk menarik simpati umat islam , wahabi berupaya mengusung platform dakwah nya ¥ªπğ sangat terpuji yaitu , memerangi sirik . Penyembah berhala , pengkultus kuburan , dan membersihkan Islam dari bid'ah dan.khufarat , namun mereka salah kaprah dan penerapan nya , bahkan dapat ϑΐ bilang dalam banyakhal mereka telah keluar dari ajaran islam , "
Para Mafia hadist
-------------------
" Tokok-tokoh salafi Wahabi luar indonesia ¥ªπğ berpengaruh terhadap gerakan salafi wahaby ϑΐ indonesia selain Muhammad ibnu wahab , tentunya adalah , ulama saudiarabia secara umum , seperti Ibnu bazz , Ibnu ustmaimin , Ibnu Fauzan , keturunan pendiri wahaby ¥ªπğ terkenal dengan keluarga Alu Syekh ,dan ¥ªπğ lain , dan kemudian juga , Muhammad Nasrudin Albany , (w.2001) ulama asal albania dan tinggal ϑΐ yordania , syekh roby al-madkhali , ϑΐ madinah , dan syekh muqbil Al-wadi'i , ϑΐ yaman ( w.2002)
Pengikut mazhab saraf
---------------------------------
"Salaf tidak satu pandang dalam berbagaihal , sehingga tidak dapat ϑΐ benarkan jika seseorng , telan mengklaim mengikuti madzhab salaf ,dan berkata "inilah mazhab salaf" sebab , salaf begitu beragam dan tidak terkumpul dalam satu maadzhab , pendapat ulama pu berbeda ,jangan kan tiga abad ¥ªπğ ϑΐ stu terdpat ribuan ulama , ribuan orng ulama ,baru ϑΐ zaman sahabat aje ,sudah trdapat beberapa , perbedaan pendapat , padahal mereka adalah salaf juga "
Parasit
------------
" Dalam sejarah perjuangan wahabi , tidak satupun mereka melakukan perjuagan menentang orang barat ¥ªπğ kala itu datang " menjajah " negara negara muslim dan berupaya menghancurkan khilafah Islamiyah , turki ustmani , sebalik nya , perjuangan mereka hanya ϑΐ penuhi dengan air mata dan darah umat islam melalui berbagai penyerangan dan pembunuhan ¥ªπğ mereka lakukan "
Zionis
-----------
" Sebagian sejarah menyebut kan , kemunculan Salafi wahaby belumlah lama , baru sekitar 250 tahun lalu , namun efek nya begitu besar bagihilangnya jejak peninggalan islam "" Sikap keras kelompok Salafi Wahaby- sangat nyata dan tidak ada keraguan-justru diarahkan kepada saudaranya kaum muslimin . Sementara ϑΐ sisi lain orang-orang kafir ¥ªπğ nyata memusuhi islam para ahli bid'ah dari para pengaku tuhan dan pembawa ajaran sesat , sekuler , orientalis , baik secara personal maupun organisasi , selamat dan merasa aman dari 'hujata' mereka "
Maling teriak maling
-----------------------------
" Selogan memurnikan tauhid hanya untuk Allah Swt , dan Memerangi kemusyrikan , adalah selogan ¥ªπğ sangat menawan dan memikat , ϑΐ bawah selogan itu , mereka ¥ªπğ telah terjaring , akan bersemangat ; padahal sesungguh nya mereka , telah tertipu . Mereka tidak memahami bahwa selogan itu hanya sekedar kedok demi melestarikan tujuan awal salafi Wahaby ¥ªπğ ϑΐ sembunyikan itu "
Tanduk syaitan
----------------------------
" Sejarah mencatat bahwa Musailamah Al kadzhab , sajah binti al harist ibnu swaid. At tamimah , talhah ibnu kwailid al-asadi , dan orang semisal mereka , semua berasal dari Najd , tanah kelahiran Muhammad abdul wahab, bahkan pembuat fitnah itu berasal dari kaum / kabilah pendiri Wahaby , yaitu bani tamim "
Arogan
---------------
" Wabah takfir , tasyrik ( pensyirikan ) , tabdi' (pembid'ahan dan tasykik ( upaya penanaman keraguan ) tehadap para ulama Ahlusunah waljamaah ¥ªπğ marak menjamur akhir2 ini telah menjadi epidemi ¥ªπğ sngat merisihkan , memilukan , sekaligus memalukan umat islam "
Ular berbisa
-------------------
" Dengan lidah nya mereka membaca Alquran , tetapi dengan lidah itu pula mereka mencerca , memusyrikkan , dan mengkafir kan umat islam . Mereka sholat , tapi sholat nya hanyalah kerapian gerakan saja , tampa pernah mengkhayati dan mengamalkan apa ¥ªπğ terkandung ϑΐ dalam shalat "
" Jika kita cermati , kita akan melihat bahwa orang-orang ¥ªπğ mengajak kepada " pemahaman salaf itu , melarang umat islam untuk mengikuti pemahaman Imam Imam Madzhab ¥ªπğ empat , sebalik nya , mereka malah menganjurkan untuk mengikuti atau bertaqlid kepada pemahaman mereka , atau jika tidak . Kepada pemahaman orng- orng ¥ªπğ hidup setelah tiga abad pertama yakni pemahaman Ibnu Taymiah , Ibnu abdul Wahab , Ibnu Bazz , Ibnu ustmaimin , al- Bany , I bnu Fauzan , dan lain sebagai nya ,, "
mubtadi'un
-----------------
" Denga pembagian ¥ªπğ mereka lakukan terhadap Rubudiah dan uluhiyah , mereka meyakini bahwa Abu jahal dan Abu lahab lebih baik dan lebih bertauhid , dan lebih ikhlas dalam beriman kepada Allah dari pada umat islam , pernah kan Rosulullah berkata begini ,, ? Bukankan ini adalah aqidah ¥ªπğ rapuh dan menyimpang , pembagian tauhid kepada dua macam tauhid , ini pun hanya untung mengakal akali , agar orang ¥ªπ𠥪πğ bertawasul dengan ke agungan Nabi , memohon syafa'at kepada Allah ,berdziarah kubur, bertabaruk , dan mereka dakwa sebagi orng ¥ªπğ musyrik , dan kafir layak nya Abu Jahal dan Abu Lahab , "
Kloning khawarij
-------------------------
" Sebagaimana kelompok khawarij dengan mudah menuduh seorang muslim dengan sebutan kafir , Kelompok salafi wahaby juga sangat mudah menuduh seorang muslim sebagai pelaku syirik , bid'ah , kufarat . Dan takhayul , semua tuduhan salafi wahaby ,itu tidak lebih merupakan " kata halus " dari pengkafiran , walaupun dalam beberapahal memiliki kesamaan dalam konsekuensi hukum nya .
Capek dah ngetik pnjang2 ,, ntar ade ϑΐ smbung episode ¥ªπğ lain nya ,,
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ